KULON PROGO – Keberanian dan ketangkasan anggota Polsek Pengasih, Bripka Dwi Ardianto Putro, telah menyelamatkan nyawa ZK, seorang pelajar kelas 3 Sekolah Dasar yang hampir menjadi korban tenggelam di Sungai Serang, Kulon Progo. Aksi heroik yang dilakukan di tepi sungai yang terletak di belakang Kantor Kapanewon Pengasih ini mendapatkan pujian dari masyarakat setempat.
Peristiwa yang terjadi pada hari Senin, 9 September 2024, sekitar pukul 10.00 WIB ini diawali ketika ZK tengah asyik bermain air di pinggir Sungai Serang bersama teman-temannya. Namun secara tiba-tiba, ZK yang tidak bisa berenang terbawa oleh derasnya arus sungai. Situasi yang mendadak genting ini menyebabkan anak-anak lain panik dan berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.
Tepat pada saat yang kritis, Bripka Dwi yang kebetulan berada di lokasi langsung tanpa ragu menceburkan diri ke sungai untuk menyelamatkan ZK. “Anggota Polsek Pengasih kebetulan berada dekat dengan lokasi kejadian, berseberangan dengan sungai tersebut, langsung menolong ZK,” ujar Kasi Humas Polres Kulon Progo, AKP Triatmi Noviartuti, menggambarkan detik-detik penyelamatan.
Dengan respons cepat, Bripka Dwi berhasil mengangkat ZK yang sudah dalam kondisi lemas ke tepian sungai. Tanpa membuang waktu, Bripka Dwi segera melaporkan insiden melalui telepon kepada Polsek Pengasih dan meminta bantuan untuk evakuasi lebih lanjut.
“Awalnya ZK dibawa ke Klinik Husada Pengasih namun kemudian dirujuk ke RSUD Wates untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” tambah AKP Triatmi Noviartuti. Kesigapan yang ditunjukkan oleh Bripka Dwi dan rekan-rekan polisi mencegah tragedi yang bisa jadi lebih parah.
Masyarakat Kulon Progo menyampaikan pujiannya terhadap Bripka Dwi yang berani bertindak cepat dalam penyelamatan ZK. Kejadian ini juga menjadi pengingat akan pentingnya pengawasan anak-anak saat bermain di air, terutama di area sungai yang dikenal berisiko tinggi seperti Sungai Serang.
Imbauan dari kepolisian setempat juga ditegaskan bagi orang tua dan pengawasan anak di lingkungan berair. “Atas kejadian ini, Novi mengimbau agar para orangtua lebih waspada dan selalu mengawasi putra putrinya,” tegas AKP Triatmi Noviartuti, mengajak masyarakat untuk senantiasa menerapkan pendidikan keselamatan air, serta menjaga kesiapsiagaan untuk menghindari insiden serupa di masa depan.