Bantul, DI Yogyakarta – Kejadian mengejutkan terjadi di Bantul setelah penemuan sesosok mayat pria di Kali Code, tepatnya di Padukuhan Jotawang RT 02, Bangunharjo, Sewon. Mayat tersebut diidentifikasi sebagai Prima Edi Riyanto Situmorang (35), seorang warga Kalurahan Sinduadi, Mlati, Sleman. Menurut perkiraan, korban telah meninggal dunia antara 4 hingga 6 jam sebelum akhirnya ditemukan pada Kamis (12/12/2024).
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, mengungkapkan bahwa kasus ini bermula dari laporan Tugiyanto (36), yang pada saat itu hendak buang air besar di dekat pintu air (DAM) Kali Code. “Saksi melihat ada seperti boneka yang mengapung dengan posisi tertelungkup tersangkut di pintu air Kali Code, karena merasa ragu-ragu,” ujar Jeffry mengenai keterangan awal penemuan tersebut.
Tugiyanto, yang menjadi saksi utama dalam kasus ini, tergerak untuk memverifikasi objek tersebut dan menyadari bahwa itu bukanlah boneka, melainkan mayat seorang manusia. Ia segera melaporkan temuannya kepada warga sekitar, yang kemudian menginformasikan pihak kepolisian setempat di Polsek Sewon.
Anggota kepolisian bersama tim medis dan unsur SAR tidak lama kemudian tiba di lokasi kejadian untuk proses evakuasi korban. Pemeriksaan awal di lokasi menemukan sejumlah luka pada tubuh korban. “Dimungkinkan luka-luka tersebut berasal dari benturan saat berada di sungai,” tambah AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengenai kondisi korban saat ditemukan.
Selanjutnya, korban di evakuasi oleh Tim SAR Sungai Code ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY guna proses autopsi lebih lanjut untuk menentukan penyebab kematian Prima Edi Riyanto Situmorang.
Investigasi terus dilakukan oleh kepolisian Bantul untuk menyingkap tabir misteri di balik meninggalnya Prima Edi, termasuk penyelidikan terkait penyebab terjadinya luka yang ditemukan pada tubuh korban. Warga setempat yang turut prihatin atas kejadian ini berharap agar kasus tersebut cepat terungkap dan memberikan ketenangan bagi keluarga korban.
Insiden penemuan mayat di Kali Code ini sekali lagi mengingatkan masyarakat akan pentingnya keamanan di sekitar area sungai, dan merupakan peringatan bagi semua untuk selalu waspada dengan kondisi sekitar, khususnya di dekat aliran sungai yang sering kali berpotensi membahayakan keselamatan.