Yogyakarta – Operasi pencarian dan penyelamatan yang dilakukan Tim SAR Gabungan akhirnya membuahkan hasil. Korban yang tenggelam di gorong-gorong Jalan Yogyakarta-Wates telah berhasil dievakuasi. Insiden naas tersebut terjadi di depan Kantor PLN Sedayu pada Minggu (15/12/2024) sore, mengejutkan warga sekitar yang langsung berupaya memberikan pertolongan.
Pekerjaan evakuasi korban yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan ini menunjukkan sinergi antara berbagai unsur, termasuk SAR Ditpolairud Polda DIY, Basarnas Yogyakarta, BPBD Bantul, dan Polsek Sedayu. Mereka bahu-membahu dalam operasi penyelamatan korban di gorong-gorong ini, yang sayangnya sudah dalam kondisi yang tidak dapat diselamatkan.
Insiden ini bermula saat seorang pejalan kaki terperosok dan tenggelam ke dalam gorong-gorong di Jalan Jogja-Wates Km 10, dekat Kantor PLN Sedayu. Warga yang menyaksikan kejadian kurang lebih pukul 17.45 WIB tersebut segera melakukan tindakan pertolongan pertama. Sayangnya, kondisi banjir yang menyebabkan arus menjadi deras merenggut kesempatan untuk menyelamatkan korban.
Upaya pencarian korban Ditolairud melibatkan prosedur yang matang dan terkoordinasi. Meski dengan segala keterbatasan yang ada, termasuk kondisi cuaca dan aliran air yang tidak menentu, tim berhasil menemukan korban dengan segera dan melakukan evakuasi seefisien mungkin.
Kejadian ini kembali mengingatkan kepada masyarakat akan bahaya kecelakaan banjir Jalan Jogja-Wates yang kerap terjadi di musim penghujan, serta mengutarakan perlunya kewaspadaan dan kehati-hatian saat berada di sekitar area berisiko. Langkah-langkah preventif dan pengetahuan mengenai prosedur evakuasi korban bencana alam adalah topik yang sekarang semakin dicari oleh publik untuk mengurangi risiko kecelakaan serupa di masa yang akan datang.
Masyarakat dihimbau untuk selalu bersikap waspada terhadap risiko banjir yang melanda, terutama di titik-titik yang berpotensi mengalami genangan air dan banjir. Kondisi tersebut diperparah dengan adanya gorong-gorong atau saluran air yang tidak terawatt dengan baik, membuat penanganannya saat terjadi insiden menjadi lebih rumit.
Kasus tenggelamnya korban di gorong-gorong Jalan Yogyakarta-Wates ini menjadi catatan penting bagi kami semua. Peran serta masyarakat dalam memberikan informasi dengan cepat dan tepat kepada tim SAR atau pihak berwenang dapat menjadi kunci dalam penyelamatan nyawa. Saling sinergi antara Basarnas, BPBD, kepolisian, dan seluruh elemen masyarakat akan semakin meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat serupa kedepannya.