jogja.polri.go.id -Humas, Kasus dugaan penggelapan dan penipuan oleh PT. HMS semakin berkembang seiring bertambahnya laporan dari masyarakat yang mengaku menjadi korban.
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda DIY AKBP Verena Sri Wahyuningsih, S.H., M.Hum., dalam keterangannya hari Sabtu, 25 Januari 2024 mengungkapkan posko pengaduan menerima lima laporan baru pada Jumat (24/1/2025).
Dalam satu hari, sebanyak 29 korban melaporkan kerugian dengan total mencapai Rp 1,051 miliar. Laporan tersebut berasal dari berbagai wilayah, yakni Depok (Sleman), Klaten, Kulon Progo, Kota Depok (Jawa Barat), dan Jakarta.
Kasus tersebut melibatkan berbagai tanggal keberangkatan perjalanan yang dijanjikan oleh PT. HMS, mulai akhir Desember 2024 hingga Januari 2025.
“Dengan lima laporan baru ini, total laporan yang kami terima hingga saat ini mencapai sembilan kasus, dengan 112 korban dan total kerugian sebesar Rp3,317 miliar,” ungkap Kasubbid Penmas.
Untuk itu, Kepolisian terus mengimbau masyarakat yang merasa menjadi korban atau memiliki informasi terkait kasus ini, termasuk keberadaan aset-aset milik tersangka, untuk segera melapor.
Posko pengaduan terus dibuka oleh Polda DIY untuk menampung laporan masyarakat.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk melaporkan melalui hotline WhatsApp atau datang langsung ke Ditreskrimum Polda DIY,” tambah AKBP Verena.
Hotline Pengaduan:
– WhatsApp: 0858 9148 6496 atau 0895 3520 60598
– Posko Ditreskrimum Polda DIY, pukul 09.00-17.00 WIB
Polda DIY juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap modus penipuan serupa dan segera melaporkan jika memiliki informasi yang dapat membantu pengusutan kasus ini.
#PoldaDIY #PoldaJogja #BidhumasPoldaDIY