jogja.polri.go.id -Humas, Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H. turut menghadiri Pembukaan Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) ke-20 yang digelar di sepanjang Jalan Malioboro, Yogyakarta, Kamis malam 6 Februari 2024.
PBTY ke-20 dibuka secara remi oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X didampingi pejabat Forkompimda DIY dengan memukul tambur.
Di hadapan ribuan masyarakat yang menyaksikan acara, Gubernur DIY menyampaikan rasa syukurnya atas perayaan Tahun Baru Imlek 2576 yang jatuh pada 29 Januari 2025 lalu.
“Saya ikut mengucapkan ‘Selamat, semoga banyak rezeki’ – Gong Xi Fa Cai,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Gubernur DIY menjelaskan bahwa dalam kosmologi Tiongkok, unsur kayu dalam Tahun Ular ini membawa aura kehormatan, kekayaan, dan kemakmuran. Tahun Ular Kayu juga menandai periode yang diyakini membawa energi transformasi, pertumbuhan, dan kreativitas.
“Transformasi, pertumbuhan, dan kreativitas itulah yang seharusnya menjadi modal sosial dalam upaya pembangunan dan kebangsaan,” imbuhnya.
PBTY tahun ini diselenggarakan oleh Paguyuban Jogja Chinese Art & Culture Centre (JCACC) dan didukung oleh berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Yogyakarta.
Kegiatan ini dipusatkan di Kampung Ketandan, kawasan Malioboro, dan akan berlangsung pada 6-12 Februari 2025. Berbagai pertunjukan seni dan budaya khas Tionghoa akan memeriahkan acara ini, seperti barongsai, wayang potehi, serta pameran kuliner dan kerajinan khas Tionghoa.
Kapolda DIY turut menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan acara ini yang berlangsung dengan aman dan tertib.
“Kami siap mendukung kelancaran acara ini agar masyarakat dapat menikmati berbagai kegiatan budaya dengan nyaman,” tegasnya.
Dengan digelarnya PBTY ke-20, diharapkan keberagaman budaya di Yogyakarta semakin terjaga serta mempererat persatuan dan toleransi antar warga.
#PoldaDIY #PoldaJogja #BidhumasPoldaDIY #KapoldaDIY