jogja.polri.go.id -Humas, Sosialisasikan Operasi Ketupat Progo 2025, Polda DIY hadir sebagai narasumber pada Talkshow Dialog Interaktif di RBTV Yogyakarta, Senin 24 Maret 2025.
Berlangsung di Studio RBTV, Kampus Amikom Lantai 3, Condongcatur, Depok, Sleman, Talkshow tersebut membahas mengenai kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Progo 2025 dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1446 H.
Hadir sebagai narasumber dalam acara ini, Kasubditkamsel Ditlantas Polda DIY AKBP Widya Mustikaningrum, S.Sos, Kabiddalops Dishub DIY Sumaryoto, S.E., M.Si, dan Kabid Bina Marga Dinas PUP ESDM DIY Tri Murtoposidi, S.E., S.T. Acara ini dipandu oleh presenter Isye Dewi.
Pada kesempatan tersebut, AKBP Widya menjelaskan bahwa Operasi Ketupat Progo 2025 akan berlangsung pada 23 Maret sampai dengan 8 April 2025, dengan melibatkan 1.932 personel dari jajaran Polda dan Polres DIY.
“Operasi ini bertujuan untuk menjamin rasa aman masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idul Fitri, serta menekan angka kriminalitas selama periode mudik dan libur lebaran,” ungkapnya.
Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas PUP ESDM DIY Tri Murtoposidi, menegaskan bahwa perbaikan jalan di wilayah Sleman ditargetkan rampung sebelum H-1 Lebaran. Sementara di wilayah lain seperti Kulon Progo, Bantul, dan Gunungkidul, sebagian besar jalan telah diperbaiki untuk mendukung kelancaran arus mudik.
Kabiddalops Dishub DIY Sumaryoto, memaparkan langkah-langkah pengendalian kemacetan, salah satunya rekayasa lalu lintas dan sistem jaringan parkir bagi bus wisata.
“Upaya ini dilakukan untuk mencegah kendaraan parkir sembarangan di pusat oleh-oleh dan depan toko, yang sering menjadi penyebab kemacetan,” ungkapnya.
Selain itu, 17 Pos Pengamanan, 3 Pos Pelayanan, dan 2 Pos Terpadu telah disiapkan di seluruh wilayah DIY, dengan sasaran patroli di tempat perbelanjaan, titik rawan macet seperti jalan tol dan jalur alternatif, gang-gang, serta tempat wisata.
Para narasumber turut mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta tidak menggunakan ponsel atau mengemudi dalam kondisi mengantuk.
“Bagi pemudik yang akan memasuki Yogyakarta, diharapkan menyiapkan 3S (Siap Diri, Siap Kendaraan, dan Siap Mentaati Aturan Lalu Lintas). Pengguna jalan juga diingatkan untuk membatasi kecepatan maksimal 80 km/jam dan memanfaatkan Pos Pengamanan (Pospam) terdekat jika membutuhkan informasi jalur, mengingat ada beberapa titik yang tidak terdeteksi dalam peta digital,” imbau AKBP Widya.
Dengan kesiapan yang matang dan kerja sama seluruh pihak, diharapkan Operasi Ketupat Progo 2025 dapat berjalan lancar dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah dan merayakan Idul Fitri di Yogyakarta.
#PoldaDIY #PoldaJogja #BidhumasPoldaDIY #PolriUntukMasyarakat #OperasiKetupatProgo2025 #OperasiKetupat #OpsKetupatProgo2025 #Mudik #Ramadan #Talkshow